Kamis, 21 April 2016

TUGAS IBD tentang cinta kasih.


Pada pos kali ini saya akan membahas tentang Cinta Kasih . Yang saya maksud cinta kasih terhadap negara dan tanah air .



Apa sih yang dimaksud cinta kasih ??? cinta kasih adalah perasaan kasih sayang dan cinta yang sangat mendalam tentang suatu hal .
Pada Foto ini menyimpan makna tentang cinta kasih terhadap negara dan tanah air .
Cinta kasih terhadap tanah air dan negara adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran dan negara . Cinta terhadap tanah air mengartikan rela berkorban untuk tanah air dan membela negaranya dari segala macam ancaman dan gangguan yang datang dari bangsa manapun .
Cinta terhadap tanah air sangat penting . Kita sebagai warna negara Indonesia harus mencintai negara kita sendiri karena selain kita siapa lagi yang akan menjaga dan mencintai bangsa ini , walaupun di negara kita ini banyak sekali kekurangan . Jadi cintailah negara dan tanah air kita yang indah ini  yang telah memberikan kita semua nya dari tanah nya air nya hewan dan semua tumbuhan yang telah berperan penting dalam kehidupan kita . 



Kamis, 31 Maret 2016

Pengaruh Kebudayaan Barat Terhadap Bangsa Indonesia

Pada Pos kali ini saya mau membahas sedikit tentang Pengaruh Kebudayaan Barat terhadap Bangsa Indonesia. Apasih yang dimaksud kebudayaan ??? Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Sebagai Berikut kita memulai dari pengertian kebudayaan terlebih dahulu

Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur Budaya

Menurut Koentjroningrat, unsure-unsur budaya terdiri atas:
1.      Sistem religi dan upacara keagamaan
2.      Sistem dan organisasi kemasyarakatan
3.      Sistem pengetahuan
4.      Bahasa
5.      Kesenian
6.      Sistem mata pencaharian hidup
7.      Sistem teknologi dan peralatan

Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok budaya yang meliputi:
–    sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
–    organisasi ekonomi
–    alat-alat dan lembaga-lembaga 
–    organisasi kekuatan (politik)


Nilai Kebudayaan Barat

Macam-macam kebudayaan yang dimiliki oleh budaya barat cenderung merupakan sisi kebalikan dari nilai-nilai budya timur. Budaya barat lebih menekankan dunia objektif dibandingkan perasaan sehingga hasil ola pemikirannya membuahkan sains dan teknologi. Nilai budaya barat lebih ditekankan pada pikiran. Barat hanya meyakini sesuatu yang masuk akal saja, sehingga ritual keagamaan dipandang sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.
Kehidupan barat lebih terpikat pada kemajuan material dan hidup. Barat hidup dalam dunia teknis dan ilmiah sehingga mereka menganggap pikiran nilai-nilai hidup yang meminta kepekaan hati sebagai sesuatu yang tidak bermutu. Nilai-nilai seperti itu sebagian besar memang tampak pada macam-macamm kebudayaan barat.

Dampak Masuknya Budaya Asing ke Indonesia

Masuknya budaya asing ke indonesia disebabkan salah satunya karena adanya krisis globalisasi yang meracuni indonesia. Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Tentu saja pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan masyarakat. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh  kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan.

Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya.
Teknologi yang berkembang pada era globasisasi ini mempengaruhi karakter sosial dan budaya dari lingkungan sosial . Menurut Soerjono Soekanto  (1990) masuknya budaya asing ke indonesia mempunyai pengaruh yang sangat peka serta memiliki dampak  positif dan negatif.

1)    Dampak Positif

     Modernisasi yang terjadi di Indonesia yaitu pembangunan yang terus berkembang di Indonesia dapat merubah perekonomian indonesia dan mencapai tatanan kehidupan bermasyarakat yang adil, maju, dan makmur. Hal tersebut dihaarapkan akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera baik batin, jasmani dan rohani.

2)    Dampak Negatif

Budaya yang masuk ke Indonesia seperti cara berpakaian, etika, pergaulan dan yang lainnya sering menimbulkan berbagai masalah sosial diantaranya;  kesenjangan sosial ekonomi, kerusakan lingkungan hidup, kriminalitas, dan kenakalan remaja.

a)    Kesenjangan Sosial Ekonomi

Kesenjangan sosial ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang di bidang sosial dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Artinya ada jurang pemisah yang lebar antara si kaya dan si miskin, akibat tidak meratanya pembangunan.  Apabila jurang pemisah ini tidak segera ditanggulangi dan menimbulkan kecemburuan masyarakat sosial yang dapat menyebabkan keresahan dalam massyarakat. Kesenjangan sosial itu sendiri akan mengakibatkan hal- hal berikut ini:

•    Lahirnya kelompok kelompok sosial tertentu seperti adanya pengamen yang banyak berkeliaran di jalanan yang menyebabkan masyarakat terganggu dan keberadaan pengamen tersebut sering menimbulkan masalah yang dapat meresahkan masyarakat sekitar disamping itu juga     terdapat kelompok pengangguran yang semakin hari semakin meningkat jumlahnya dan jika tidak ditanggulangi secara cepat maka akan menimbulkan kasus atau kriminalitas

b)    Kerusakan Lingkungan Hidup

Pencemaran yang terjadi di lingkungan masyarakat menimbulkan dampak  sebagai berikut:
•    Polusi udara, menyebabkan sesak nafas,mata pedih, dan pandangan     mata kabur.

•    Polusi tanah, menyebabkan lahan pertanian menjadi rusak.

•    Polusi air, menyebabkan air tidak bersih dan tidak sehat isi
.
c)    Masalah Kriminalitas

Kriminalitas adalah perbuatan yang melanggar hukum atau hal- hal yang bersifat kejahatan, seperti korupsi, pencurian, perkelahian, pembunuhan, pemerkosaan dan lainnya. Dalam kriminologi kejahatan disebabkan karena adanya kondisi dan proses- proses sosial yang sama yang menghasilkan perilaku sosial lainnya. Artinya, terdapat hubungan antara variasi angka kejahatan dan variasi organisasi – organisasi sosial dimana kejahatan tersebut terjadi.sebagaimana dikatakan E.H. Sutherland ( dalam Soejono Soekamto, 1990: 367) kriminalitas (perilaku jahat) merupakan proses asosiasi diferensial, karena apa yang dipelajari dalam proses tersebut sebagai akibat interaksi dalam pola dan perilaku yang jahat.

d)    Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja adalah penyimpangan perilaku yang dilakukan generasi muda (sekelompok remaja). Misalnya tawuran, perusakan barang milik masyarakat, penyimpangan seksual, dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang. Kenakalan remaja dapat disebabkan  oleh beberapa faktor, yaitu faktor eksternal dan internal.

1.    Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari remaja atau keadaan pribadi remaja itu sendiri. Misalnya, pembawaan sikap negatif dan suka dikendalikan yang juga mengarah pada perbuatan nakal. Selain itu,  kenakalan remaja dapat disebabkan karena adanya pemenuhan kebutuhan pokok yang tidak seimbang dengan keinginan remaja sehingga menimbulkan konflik pada dirinya dan kurang mampunya si remaja itu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

2.    Faktor eksternal, yaitu faktor yang berasal dari luar diri remaja itu artinya, berasal dari lingkungan hidup remaja tersebut. Misalnya kehidupan keluarga, pendidikan di sekolah, pergaulan, dan media massa. Seseorangyang hidup dalam keluarga yang tidak harmonis cenderung akan memepnyai perilaku yang kurang baik dan menyimpang dari norma dan nilai yang berada pada masyarakat. Misalnya seorang anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar dapat melarikan diri pada obat-obatan karena ia tidak tahan melihat pertengkaran orang tuanya.


Saran :
- Sebaiknya kita melakukan banyak koreksi tentang kebudayaan-kebudayaan Asing yang masuk ke negara kita . apabila merugikan/tidak bagus untuk kita sebaiknya jangan di ikuti.
 
Sekian Pembahasan saya tentang kebudayaan Barat yang masuk ke Indonesia , Terima Kasih.

Sumber:
http://duniabaca.com/definisi-budaya-pengertian-kebudayaan.html 
http://www.abdulrahmansaleh.com/2011/06/pengertian-kebudayan.html 
http://www.anneahira.com/macam-macam-kebudayaan.html 
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/febriyandi/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia_55087e8b8133119e14b1e1af
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/febriyandi/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia_55087e8b8133119e14b1e1af
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/febriyandi/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia_55087e8b8133119e14b1e1af
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/febriyandi/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia_55087e8b8133119e14b1e1af

Kamis, 19 November 2015

URBANISASI PENDUDUK

Pada kali ini saya akan membahas tentang Urbanisasi penduduk . Apa itu urbanisasi? Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota .Orang yang melakukan urbanisasi disebut urban. Timbulnya perpindahan penduduk dan desa ke kota disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor pendorong dari desa dan faktor penarik dari kota. Kota-kota di Indonesia yang menjadi tujuan sebagian besar urbanisasi, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Semarang. Proses urbanibasi dapat menyangkut dua aspek. yaitu berubahnya masyarakat desa menjadi masyarakat kota dan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah gejala sosial yang masih terus berlangsung hingga saat ini. 

Faktor-faktor terjadinya urbanisasi penduduk ada 2,yaitu : 

1. Faktor pendorong yaitu Faktor yang berkaitan kondisi desa yang mendorong masyarakat desa untuk pindah ke kota . seperti :  

- Lapangan kerja yang sedikit               

- Penghasilan / gaji yang relatif rendah               

- Motif ingin mencari pengalaman di kota               

 - Terbatasnya sarana dan prasarana di desa

2.Faktor penarik yaitu Faktor yang memicu warga desa datang ke kota dengan keadaan kota yang menarik penduduk untuk datang.

seperti : 

-Kesempatan kerja lebih banyak dibandingkan dengan di desa

-Upah kerja tinggi.

-Tersedia beragam fasilitas kehidupan, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan,transportasi, rekreasi, dan pusat-pusat perbelanjaan. 

-Kota sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, ilmu pengetahuan, dan                               teknologi.


Urbanisasi juga menyebabkan dampak positif dan negatif bagi desa maupun kota yaitu :

Dampak Bagi Desa
Dampak positif urbanisasi bagi desa sebagai berikut :
-Meningkatnya kesejahteraan penduduk melalui kiriman uang dan hasil pekerjaan di kota.
-Mendorong pembangunan desa karena penduduk telah mengetahui kemajuan dikota
-Bagi desa yang padat penduduknya, urbanisasi dapat mengurangi jumlah penduduk.
-Mengurangi jumlah pengangguran di pedesaan.

 Adapun dampak negatif urbanisasi bagi desa sebagai berikut :
-Desa kekurangan tenaga kerja untuk mengolah pertanian.
-Perilaku yang tidak sesuai dengan norma setempat sering ditularkan dan kehidupan kota.
-Desa banyak kehilangan penduduk yang berkualitas.

Dampak Bagi Kota
Dampak positif urbanisasi bagi kota sebagai berikut :
-Kota dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja.
-Semakin banyaknya sumber daya manusia yang berkualitas.

Dampak negatif urbanisasi bagi kota sebagai berikut :
-Timbulnya pengangguran.
-Munculnya tunawisma dan gubuk-gubuk liar di tengah-tengah kota.
-Meningkatnya kemacetan lalu lintas.
-Meningkatnya kejahatan, pelacuran, perjudian, dan bentuk masalah sosial lainnya.

Jumat, 23 Oktober 2015

Masalah Sosial

Pada Blog Ini saya akan Membahas tentang Masalah Sosial .
Apa sih yang namanya masalah sosial ?? Masalah Sosial merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan nilai - nilai sosial dan lembaga lembaga kemasyarakatan . berikut saya akan membahas sedikit tentang masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekitar rumah saya .

Masalah sosial di lingkungan sekitar saya :
1. Kemiskinan
    Di daerah lingkungan sekitar saya , kemiskinan menjadi masalah sosial yang dialami masyarakat sekitar saya . Hal - hal ini terjadi     akibat banyaknya pengangguran / kesulitan mendapatkan                 pekerjaan . menurut saya, salah cara untuk mengatasi kemiskinan     ini dengan melatih warga agar dapat memulai bisnis / usaha             untuk mengurangi tingkat kemiskinan .

2. Membuang Sampah
    Di daerah lingkungan sekitar saya , Sampah merupakan hal yang memiliki nilai masalah sosial . Membuang sampah sembarangan     tidak dapat dianggap remehkan . dari yang saya lihat membuang     sampah sembarangan menimbulkan banyak kerusakan/masalah .     Seperti membuang sampah sembarangan membuat selokan air         tersumbat , memicu banjir , membuat lingkungan tercemar dan         lain - lainnya. Menurut saya, salah satu cara yang bisa kita               lakukan untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menyadarkan     warga / masyarakat sekitar tentang dampak - dampak yang               sangat merugikan bagi kita semua.

3. Pergaulan Bebas
    Masalah sosial yang satu tidak hanya saya lihat di lingkungan sekitar saya melainkan di banyak tempat. Hal ini terjadi mungkin     akibat teknologi  yang sangat canggih dan kurangnya                       ilmu/wawasan tentang dampak/akibat dari masalah sosial ini.
pergaulan bebas yang ada disekitar saya adalah mabuk - mabukan . Saya melihat di sekitar lingkungan saya mabuk - mabukan bahkan orang yang di bawah umur . Menurut saya, hal ini sangat berdampak besar bagi moral anak muda dan bangsa . Saya melihat pergaulan yang sangat buruk bahkan anak dibawah umur sudah mengenal istilah - istilah yang tidak pantas untuk diucapkan . Menurut saya, Salah satu cara mencegah masalah sosial ini dengan cara membatasi pergaulan anak muda / serta meningkatkan ilmu/wawasan tentang dampak pergaulan bebas .

 Semoga blog ini sangat bermanfaat untuk kalian . Saya berharap blog ini dapat membantu untuk mencari solusi tentang masalah sosial yang terjadi sekarang ini . Mohon maaf apabila ada kata - kata yang salah / menyinggung saudara . Terima Kasih !!!